Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui pengelolaan data yang cepat, akurat, dan terintegrasi. Keberhasilan penerapan SIMPUS tidak hanya dipengaruhi oleh kesiapan teknologi dan tenaga kesehatan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif pasien sebagai pengguna layanan. Permasalahan yang ditemukan di Puskesmas Sapta Taruna adalah masih terdapat pasien yang belum memahami pentingnya memberikan data diri yang benar, membawa identitas saat berobat, mengikuti alur pelayanan, serta menyampaikan informasi kesehatan secara jujur sehingga dapat memengaruhi kualitas data dan efektivitas pelayanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasien mengenai peran mereka dalam mendukung keberhasilan penerapan SIMPUS. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan dengan pendekatan ceramah, diskusi, tanya jawab, serta pembagian media edukasi berupa pamflet. Kegiatan dilaksanakan kepada pasien yang sedang menerima pelayanan di Puskesmas Sapta Taruna. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti penyuluhan dengan antusias, aktif dalam sesi diskusi, serta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai manfaat SIMPUS dan pentingnya peran pasien dalam mendukung pelayanan kesehatan berbasis sistem informasi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pasien dalam memberikan data yang akurat sehingga mendukung efektivitas penerapan SIMPUS serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas.
Copyrights © 2026