ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat miskin di Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan kerangka peran pengembangan masyarakat dari Ife dan Tesoriero yang mencakup peran fasilitatif, edukatif, representasional, dan teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM telah menjalankan keempat peran tersebut, namun dengan tingkat intensitas dan kualitas yang tidak seimbang. Peran fasilitatif dan edukatif tampak paling dominan melalui penyediaan akses kerja, dukungan sosial-ekonomi langsung, serta pelatihan berbasis praktik. Sebaliknya, peran representasional dan teknis masih terbatas, terutama dalam menjembatani akses terhadap sumber daya eksternal, penguatan jejaring, literasi digital, dan pembangunan sistem kapasitas pekerja. Ketimpangan antarperan ini menghasilkan pola pemberdayaan yang cenderung bersifat bertahan hidup (survival-oriented), yaitu efektif menjaga stabilitas ekonomi jangka pendek tetapi belum mampu mendorong mobilitas sosial ekonomi jangka panjang. Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas pemberdayaan berbasis UMKM tidak ditentukan oleh keberadaan peran semata, melainkan oleh keterhubungan peran-peran tersebut dalam membentuk jalur pemberdayaan yang utuh. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual dalam memahami mekanisme pemberdayaan berbasis UMKM serta implikasi praktis bagi penguatan peran UMKM agar lebih transformatif dan berkelanjutan. Kata kunci: UMKM; pemberdayaan sosial ekonomi; masyarakat miskin; peran UMKM; pemberdayaan komunitas
Copyrights © 2026