Riam Budi yang terletak di Kabupaten Bengkayang merupakan salah satu sumber air permukaan potensial dengan ketinggian jatuhan sekitar 5 meter dan berasal dari kawasan Gunung Bawang yang masih memiliki kondisi hutan relatif terjaga. Karakteristik tersebut menjadikan Riam Budi sebagai sumber air baku yang memiliki kualitas air baik dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kelurahan Bumi Emas. Namun, sistem penyediaan air bersih yang ada saat ini belum berfungsi secara optimal karena sistem distribusi masih menggunakan skema bypass tanpa reservoir, sehingga belum mampu menjamin kestabilan tekanan dan kontinuitas aliran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih serta merancang sistem jaringan distribusi air bersih yang optimal di Kelurahan Bumi Emas, Kabupaten Bengkayang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis hidrolika melalui simulasi menggunakan perangkat lunak EPANET 2.0. Perancangan jaringan distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan aspek teknis, antara lain pola jaringan, diameter pipa, tekanan, dan debit aliran. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem jaringan pipa dengan konfigurasi loop lebih optimal dibandingkan sistem cabang dalam menjaga kestabilan tekanan dan kontinuitas aliran pada seluruh titik pelayanan Kata Kunci: Air Bersih, Epanet, Riam Budi
Copyrights © 2026