Pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan multimedia terhadap motivasi belajar dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas V di Kecamatan Muara Lawa menjadi fokus utama penelitian ini. Rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa yang masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), ditambah dominannya metode ceramah konvensional di dalam kelas, melatarbelakangi penelitian ini dilakukan. Pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain Non-equivalent Control Group Design yang melibatkan pre-test dan post-test digunakan untuk menjawab tujuan tersebut, dengan SDN 001 Lambing, SDN 003 Lambing, dan SDN 004 Muara Lawa sebagai lokasi pelaksanaannya. Angket motivasi belajar dan tes hasil belajar siswa menjadi instrumen pengumpulan data, sementara analisisnya menggabungkan teknik statistik deskriptif dan inferensial: Independent Samples t-test dan Mann Whitney U test untuk pengaruh parsial, serta MANOVA dan Kruskal Wallis untuk pengaruh simultan. Peningkatan yang lebih baik dialami oleh siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model PBL berbantuan multimedia dibandingkan siswa yang belajar secara konvensional, sebagaimana ditunjukkan hasil penelitian. Meski demikian, motivasi belajar siswa tidak terpengaruh secara signifikan oleh penerapan PBL berbantuan multimedia berdasarkan hasil uji statistik (p > 0,05). Berbeda halnya dengan hasil belajar, di mana pengaruh signifikan justru terbukti, khususnya di SDN 001 Lambing (p = 0,014) dan SDN 003 Lambing (p = 0,046). Kondisi kelas dan kemampuan guru dalam mengimplementasikan strategi pembelajaran secara efektif, menurut temuan ini, turut menentukan keberhasilan penerapan model PBL tidak semata-mata bergantung pada model pembelajaran itu sendiri. Pada akhirnya, hasil belajar IPS siswa terbukti dapat ditingkatkan melalui penggunaan model PBL berbantuan multimedia, meskipun pengaruhnya terhadap motivasi belajar belum terbukti signifikan secara statistik.
Copyrights © 2026