Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan media game edukatif terhadap hasil belajar siswa IPS Terpadu dengan mempertimbangkan variabel geografis sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex-post facto dan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 150 siswa SMP Negeri di Kabupaten Toli-Toli yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling berdasarkan kategori geografis sekolah, yaitu wilayah dekat, sedang, dan jauh. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dokumentasi hasil belajar siswa. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan memasukkan variabel dummy geografis sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran STAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa (t = 39,941; p < 0,05), media game edukatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa (t = 18,051; p < 0,05), serta kedua variabel secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa (F = 693,262; p < 0,05). Nilai koefisien determinasi sebesar 0,950 menunjukkan bahwa 95% variasi hasil belajar siswa dapat dijelaskan oleh model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pembelajaran STAD dan media game edukatif merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu dengan mempertimbangkan kondisi geografis sekolah.
Copyrights © 2026