Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas mencatat peserta didik kelas XI pada era digital di SMA Negeri 1 Kerambitan. Fokus penelitian meliputi aktivitas mencatat, media yang digunakan, bentuk catatan, dan aspek kebahasaan dalam catatan peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Pendidikan Kewirausahaan (PKWU). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 71 peserta didik kelas XI.A dan XI.B SMA Negeri 1 Kerambitan Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Data hasil observasi dan kuesioner dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase, sedangkan data dokumentasi dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas mencatat masih menjadi bagian dari budaya belajar peserta didik pada era digital, meskipun intensitasnya berbeda pada setiap mata pelajaran. Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, aktivitas mencatat lebih dominan dibandingkan Pendidikan Kewirausahaan. Media yang digunakan meliputi media manual dan digital dengan dominasi penggunaan buku tulis konvensional. Bentuk catatan peserta didik berupa poin-poin penting, kalimat, dan ringkasan sederhana. Analisis aspek kebahasaan menunjukkan penggunaan diksi baku dan tidak baku serta variasi struktur sintaksis berupa kalimat lengkap, frasa, dan kalimat elipsis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa budaya mencatat peserta didik berkembang secara adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa sepenuhnya meninggalkan praktik mencatat secara manual.
Copyrights © 2026