Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman belajar peserta didik tunagrahita ringan serta perkembangan kemampuan membaca fungsional melalui penerapan video interaktif berbasis Experiential Learning. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SLB Dharma Wanita Jiwan. Subjek penelitian terdiri atas empat peserta didik tunagrahita ringan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan tes unjuk kerja pretest-posttest. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan video interaktif berbasis Experiential Learning meningkatkan kemampuan membaca fungsional seluruh peserta didik, dengan peningkatan skor tertinggi mencapai tujuh poin. Selain itu, peserta didik menunjukkan kemampuan membaca tulisan fungsional secara lebih mandiri dalam berbagai situasi di lingkungan sekolah maupun rumah. Temuan ini menunjukkan bahwa video interaktif berbasis Experiential Learning merupakan alternatif media pembelajaran yang efektif untuk mendukung pengembangan kemampuan membaca fungsional peserta didik tunagrahita ringan, terutama apabila didukung oleh pendampingan guru yang sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik.
Copyrights © 2026