Hasil belajar merupakan salah satu indikator keberhasila dalam proses pembelajaran yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, optimalisasi hasil belajar disekolah kejuruan masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan deep learning, kompetensi guru, dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas X jurusan Manajemen perkantoran dan layanan bisnis di SMK Negeri 2 Blora. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey yang melibatkan 108 siswa sebagai sampel melalui Teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dokumentasi nilai hasil belajar siswa. Instrumen penelitian terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitas sebelum digunakan. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan IBM SPSS Statistics 32. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar (t = 4,095; p < 0,001). Kompetensi guru juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar (t = 4,488; p < 0,001). Sebaliknya, motivasi belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (t = -1,116; p = 0,267). Secara simultan, pendekatan deep learning, kompetensi guru, dan motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (F = 25,196; p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 40,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa lebih efektif dicapai melalui penguatan kualitas pembelajaran dan kompetensi guru dibandingkan hanya mengandalkan motivasi belajar siswa.
Copyrights © 2026