QAZI : Journal of Islamic Studies
Vol 3 No 1 (2026): 2026

Dari Teologi Normatif ke Tauhid Emansipatoris: Rekonstruksi Epistemologi melalui Tazkiyatun Nafs Transformatif

Alfiah Nurhidayah (Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)
Apriliana Putri (Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)
Astri Fajriatus Sa’adah (Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)
Muslihatun Nailin Nada (Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)
Ali Hasan Siswanto (Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

Krisis teologi Islam kontemporer ditandai oleh stagnasi epistemologis, keterputusan praksis sosial, serta melemahnya dimensi spiritual-subjektif dalam konstruksi keilmuan. Teologi modern cenderung terjebak antara normativitas doktrinal yang rigid dan pendekatan historis-kritis yang relativistik, sementara teologi pembebasan belum sepenuhnya terintegrasi dengan transformasi batiniah. Kesenjangan penelitian terletak pada absennya model epistemologi yang mampu mensintesiskan dimensi teologis, spiritual, dan emansipatoris secara simultan. Artikel ini bertujuan merekonstruksi epistemologi teologi Islam melalui pendekatan Tazkiyatun Nafs Transformatif berbasis Tauhid Emansipatoris sebagai kerangka teoritis integratif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-konseptual dengan pendekatan filosofis-teologis dan analisis kritis terhadap literatur klasik dan kontemporer. Argumen utama artikel ini menegaskan bahwa tazkiyatun nafs tidak hanya berfungsi sebagai praktik etis-spiritual, tetapi juga sebagai basis epistemologis dalam produksi pengetahuan yang transformatif. Tauhid direkonstruksi sebagai prinsip emansipatoris yang membebaskan manusia dari dominasi struktural dan internal, sekaligus mengintegrasikan wahyu, rasio, dan pengalaman spiritual. Kontribusi ilmiah artikel ini terletak pada formulasi paradigma baru yang menggabungkan teologi pembebasan dan tasawuf dalam satu kerangka epistemologi integratif, serta pengenalan konsep “subjek transformatif” sebagai agen perubahan yang menghubungkan dimensi ilahiah dan sosial. Dengan demikian, teologi Islam tidak lagi bersifat spekulatif, tetapi menjadi praksis transformatif yang relevan dengan tantangan global kontemporer

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

qazi

Publisher

Subject

Religion Social Sciences

Description

QAZI : Journal of Islamic Studies with e-ISSN 3089-1221 p-ISSN 3089-123X is a peer-reviewed open access journal and follows a single-blind review policy. Scientific articles in QAZI: Journal of Islamic Studies are the results of original research, conceptual ideas, and current studies within the ...