Penelitian ini mengkaji ketidakpatuhan terhadap Standard Operating Procedure (SOP) pengoperasian dan pergerakan Ground Support Equipment (GSE) di sisi udara Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali. Masalah utama yang ditemukan meliputi penggunaan GSE yang tidak laik operasi, penempatan GSE yang tidak sesuai, serta ketidakpatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas pengawasan oleh unit Apron Movement Control (AMC) serta mengevaluasi penegakan ketentuan terhadap pelanggaran SOP. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit AMC telah melaksanakan pengawasan melalui inspeksi, random check, dan pemberian teguran. Namun, pengawasan dan penegakan ketentuan belum optimal karena pelanggaran masih sering berulang. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya peningkatan pembinaan personel melalui Safety Briefing and Reminder, penguatan pengawasan terintegrasi, serta koordinasi antar pemangku kepentingan untuk mendukung keselamatan operasional penerbangan.
Copyrights © 2026