Penanganan kawasan kumuh merupakan salah satu tantangan utama pembangunan perkotaan yang memerlukan implementasi kebijakan secara efektif melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan penanganan kawasan kumuh melalui Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kota Ternate. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program KOTAKU telah berjalan cukup efektif dengan capaian sekitar 75%. Keberhasilan program didukung oleh koordinasi antarlembaga, pendanaan, pendampingan, dan partisipasi masyarakat. Namun, keberlanjutan program masih menghadapi kendala berupa pemeliharaan infrastruktur, koordinasi kegiatan skala kawasan, serta karakteristik geografis wilayah. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas implementasi tidak hanya dipengaruhi oleh desain kebijakan, tetapi juga oleh kapasitas tata kelola pemerintah daerah dalam membangun kolaborasi dan memastikan keberlanjutan program.
Copyrights © 2026