Penelitian ini melatarbelakangi adanya kesulitan siswa kelas IV dalam memahami dan menuliskan lambang bilangan ribuan. Masalah ini jika dibiarkan akan menghambat ketercapaian alur tujuan pembelajaran matematika dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yang dikombinasikan dengan media karton tempel dalam meningkatkan pemahaman lambang bilangan ribuan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan kajian literatur. Subjek penelitian terdiri dari 28 siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama Palangkaraya. Berdasarkan asesmen diagnostik awal, diidentifikasi terdapat 7 siswa (25%) yang mengalami kesulitan signifikan dalam membaca dan menulis bilangan ribuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan metode Jigsaw, keterlibatan aktif siswa meningkat melalui pembagian peran dalam kelompok kecil. Siswa yang mengalami kesulitan berhasil mencapai ketuntasan pemahaman berkat bimbingan intensif guru dan tutor sebaya. Kontribusi ilmiah penelitian ini membuktikan bahwa diferensiasi kelompok berbasis asesmen diagnostik yang dipadukan dengan metode Jigsaw efektif mengikis kecemasan belajar matematika serta mengoptimalkan kemampuan numerasi dasar di sekolah dasar.
Copyrights © 2026