Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan keaktifan belajar siswa di sekolah dasar yang dipengaruhi oleh karakter kepribadian introvert dan ekstrovert. Siswa ekstrovert cenderung aktif secara verbal, sementara siswa introvert sering dianggap pasif padahal memiliki keaktifan dalam bentuk kognitif dan individual. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan keaktifan belajar siswa di sekolah dasar berdasarkan karakter ekstrovert dan introvert. Penelitian ini melakukan penelitian literatur dengan pendekatan kualitatif. Sumber data berasal dari lima belas skripsi dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan subjek. Persamaan dan perbedaan dalam hasil penelitian ditemukan melalui analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa siswa ekstrovert lebih aktif dalam bertanya, menjawab, berdiskusi, dan presentasi lisan, sedangkan siswa introvert lebih aktif dalam memperhatikan, mencatat, berpikir kritis, serta mengerjakan tugas tertulis dengan teliti. Meskipun frekuensi keaktifan verbal siswa introvert lebih rendah, prestasi belajar kedua tipe kepribadian tidak berbeda secara signifikan. Guru memiliki peran penting dalam mengakomodasi kedua karakter tersebut melalui pendekatan humanistik, pemberian waktu tunggu, pilihan respons lisan atau tulisan, serta penilaian keaktifan secara multidimensional. Kesimpulannya, keaktifan belajar tidak dapat disamaratakan hanya dari frekuensi bicara, karena setiap tipe kepribadian memiliki cara mengekspresikan keaktifannya masing-masing. Penelitian ini merekomendasikan pembelajaran yang inklusif dan bervariasi agar seluruh siswa dapat mengembangkan potensinya secara optimal.
Copyrights © 2026