Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang dapat menimbulkan komplikasi ulkus kaki diabetik. Perawatan kaki menjadi salah satu upaya penting untuk menurunkan risiko komplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perilaku perawatan kaki dengan risiko ulkus kaki diabetik pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Jatiluhur Kota Bekasi. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 88 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Perilaku perawatan kaki diukur menggunakan Nottingham Assessment of Functional Footcare, sedangkan risiko ulkus kaki diabetik dinilai berdasarkan sistem stratifikasi risiko International Working Group on the Diabetic Foot. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki perilaku perawatan kaki baik sebanyak 49 responden (55,7%) dan risiko ulkus kaki diabetik rendah sebanyak 68 responden (77,3%). Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara perilaku perawatan kaki dan risiko ulkus kaki diabetik dengan p-value <0,001 dan OR 20,143. Penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku perawatan kaki berasosiasi dengan risiko ulkus kaki diabetik. Edukasi perawatan kaki dan skrining kaki diabetik berkala perlu diperkuat di pelayanan kesehatan primer.
Copyrights © 2026