Keterampilan dasar mengajar merupakan kompetensi krusial yang harus dikuasai oleh mahasiswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk menjamin penyampaian materi gerak yang aman, efektif, dan sistematis di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model micro teaching dalam meningkatkan keterampilan dasar mengajar mahasiswa, mengingat tantangan spesifik dalam instruksi olahraga yang memerlukan sinkronisasi antara penjelasan verbal dan demonstrasi visual. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental (one-group pretest-posttest), studi ini mengevaluasi delapan komponen keterampilan mengajar, mulai dari keterampilan membuka pelajaran, menjelaskan teknik dasar olahraga, hingga keterampilan mengelola kelas di ruang terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi micro teaching secara signifikan meningkatkan skor rata-rata keterampilan mengajar mahasiswa, terutama pada aspek pemberian umpan balik korektif dan kemampuan demonstrasi gerak yang presisi. Melalui siklus latihan yang terukur dan berbasis evaluasi sejawat, mahasiswa mampu mengidentifikasi kesalahan instruksional dan membangun kepercayaan diri sebelum menghadapi lingkungan sekolah yang sesungguhnya. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa model micro teaching merupakan instrumen pedagogik yang efektif dan esensial dalam meminimalkan risiko kesalahan instruksional serta mengoptimalkan kesiapan profesional calon guru PJOK dalam menghadapi dinamika pembelajaran jasmani yang kompleks
Copyrights © 2026