Pendidikan anak usia dini adalah tahap krusial dalam mengembangkan potensi otak mereka ,terutama masa golden age berlangsung. Salah satu pendekatan yang paling relevan adalah neurosains, yang dimana menekankan pada pembelajaran yang sesuai dengan cara kerja otak. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi pendekatan neurosains melalui kegiatan bermain puzzle dalam membantu pertumbuhan kognitif dan kemampuan anak kecil dalam mengatasi masalah. Metode yang diterapkan adalah penelitian literatur dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa stimulasi melalui aktivitas bermain, khususnya puzzle. Dengan itu mampu merangsang perkembangan jaringan saraf otak, meningkatkan konsentrasi, melatih koordinasi mata dan tangan, serta mengembangkan kemampuan berpikir logis dan problem solving. Selain itu, permainan puzzle juga berkontribusi terhadap perkembangan sosial, emosional, dan motorik halus anak. Penerapan permainan puzzle dalam pembelajaran berbasis neurosains efektif dalam mengoptimalkan perkembangan otak dan kemampuan kognitif anak usia dini, sehingga dapat dijadikan strategi pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.
Copyrights © 2026