Toleransi merupakan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan tanpa memandang etnis, gender, penampilan, budaya, kepercayaan, kemampuan, maupun orientasi seksual. Individu yang toleran mampu menerima keberagaman pandangan dan keyakinan, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat. Namun demikian, toleransi tidak berarti membenarkan tindakan yang menyimpang dari nilai kemanusiaan, seperti kekejaman, fanatisme, dan rasisme. Dalam konteks sosial, budaya, dan agama, toleransi dipahami sebagai sikap dan tindakan yang menolak segala bentuk diskriminasi terhadap kelompok yang berbeda atau minoritas di tengah masyarakat. Melalui penerapan nilai toleransi, kehidupan sosial dapat terjalin secara harmonis, damai, dan berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan nilai toleransi di lingkungan sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur dan wawancara. Studi literatur dilakukan untuk mengkaji konsep-konsep teoretis mengenai toleransi, sedangkan wawancara dilakukan dengan narasumber, termasuk Adi, di SD Negeri Sumogawe 3, guna memperoleh gambaran nyata tentang praktik toleransi dalam interaksi sehari-hari di sekolah. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya penanaman nilai toleransi sejak usia dini.
Copyrights © 2026