Penggunaan smartphone yang berlebihan pada remaja berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan mata, salah satunya astenopia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan smartphone addiction dengan kejadian astenopia pada remaja di MAN 1 Kota Makassar Tahun 2025. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 294 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat smartphone addiction diukur menggunakan Smartphone Addiction Scale–Short Version (SAS-SV), sedangkan astenopia dinilai menggunakan Asthenopia Survey Questionnaire (ASQ-17). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami smartphone addiction tingkat sedang yaitu 209 responden (71,1%), diikuti tingkat ringan 66 responden (22,4%) dan tingkat berat 19 responden (6,5%). Kejadian astenopia ditemukan pada 23 responden (7,8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara smartphone addiction dengan kejadian astenopia (p-value = 0,019). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara tingkat smartphone addiction dengan astenopia pada remaja di MAN 1 Kota Makassar. Edukasi mengenai penggunaan smartphone yang bijak diperlukan untuk mencegah gangguan kesehatan mata pada remaja.
Copyrights © 2026