Perdebatan mengenai hubungan antara kedaulatan Tuhan dan kedaulatan rakyat masih menjadi isu penting dalam kajian politik Islam, khususnya pada negara demokrasi yang religius seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis hakikat kedaulatan Tuhan dan kedaulatan rakyat dalam perspektif politik Islam, mengkaji strategi implementasinya, serta menjelaskan manfaat penerapan kedua konsep tersebut dalam penyelenggaraan pemerintahan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) melalui analisis normatif dan konseptual terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedaulatan Tuhan menempatkan Allah SWT sebagai sumber hukum, nilai, dan kekuasaan tertinggi, sedangkan kedaulatan rakyat menempatkan rakyat sebagai pemegang legitimasi politik melalui mekanisme demokrasi. Implementasi kedua konsep diwujudkan melalui penerapan nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, amanah, keadilan, dan musyawarah, disertai partisipasi politik, pemilihan umum yang demokratis, sistem perwakilan, dan pengawasan masyarakat. Sinergi keduanya menghasilkan pemerintahan yang demokratis, bermoral, transparan, adil, serta berorientasi pada kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat.
Copyrights © 2026