menanamkan sikap toleransi pada anak usia dini di RA Baitul Muttaqien Kabupaten Serang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada guru serta peserta didik kelompok B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan membaca Asmaul Husna setiap pagi mampu menumbuhkan sikap toleransi, seperti menunggu giliran, tidak mengejek, saling menyemangati, bekerja sama, serta mampu meminta maaf dan memaafkan. Strategi guru dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan yang konsisten, budaya religius sekolah, serta dukungan orang tua. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan membaca Asmaul Husna tidak hanya menjadi kegiatan religius, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter sosial anak, khususnya sikap toleransi. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi strategi efektif dalam pendidikan karakter anak usia dini.
Copyrights © 2026