Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan self-regulated learning pada siswa kelas XII SMAS PEMDA Bahorok. Masalah difokuskan pada kemampuan siswa dalam mengatur proses belajar secara mandiri yang berkaitan dengan tingkat self-efficacy yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah seluruh populasi siswa kelas XII SMAS PEMDA Bahorok sebanyak 102 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui skala self-efficacy yang disusun berdasarkan teori Albert Bandura serta skala self-regulated learning yang diadaptasi dari penelitian Rusdi (2025) berdasarkan teori Barry Zimmerman, kemudian dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = 0,687 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara self-efficacy dengan self-regulated learning. Koefisien determinasi sebesar 47,2% menunjukkan kontribusi self-efficacy terhadap self-regulated learning. Penelitian ini menyimpulkan bahwa self-efficacy berperan penting dalam mendukung kemampuan siswa kelas XII SMAS PEMDA Bahorok dalam mengatur proses belajar secara mandiri.
Copyrights © 2026