Penelitian ini dipicu oleh capaian akademik peserta didik yang masih minim pada topik peluang, di mana hambatan utamanya terletak pada sulitnya siswa membayangkan konsep ruang sampel serta peristiwa majemuk secara visual. Tujuan utama dari studi ini adalah untuk mengukur sejauh mana keberhasilan penerapan media interaktif Proba-Box dalam memengaruhi hasil belajar siswa. Pendekatan kuantitatif diaplikasikan dalam penelitian ini dengan menggunakan model pre-experimental melalui desain one group pretest-posttest. Sebanyak 28 pelajar dari kelas IX-7 SMP Negeri 8 Medan ditetapkan sebagai partisipan penelitian. Data dikumpulkan menggunakan alat ukur berupa tes obyektif pilihan ganda (untuk ujian awal dan akhir) serta lembar pengamatan aktivitas. Guna mengevaluasi progres belajar, data diolah melalui penghitungan N-Gain. Selain itu, uji Wilcoxon Signed Rank digunakan dalam pengujian hipotesis karena sebaran data yang didapat tidak mengikuti distribusi normal. Temuan riset memperlihatkan adanya lonjakan skor rata-rata siswa, yang semula hanya 26,07 saat pretest menjadi 60,36 pada tahap posttest. Perolehan rata-rata skor N-Gain adalah sebesar 0,484, yang mengindikasikan efektivitas pada klasifikasi menengah (sedang). Analisis menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan angka signifikansi di bawah 0,05, yang menegaskan adanya pengaruh berarti dari pemanfaatan media Proba-Box terhadap prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, dapat ditarik simpulan bahwa Proba-Box merupakan media interaktif yang manjur untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi peluang sekaligus mentransformasi konsep abstrak menjadi lebih nyata bagi mereka.
Copyrights © 2026