Obesitas pada anak usia sekolah merupakan masalah kesehatan yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai gangguan kesehatan di masa mendatang. Pola makan yang tidak sehat menjadi salah satu faktor utama penyebab obesitas pada anak. Upaya pencegahan obesitas dapat dilakukan melalui pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak mengenai pentingnya pola makan sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang pola makan sehat sebagai upaya pencegahan obesitas. Kegiatan dilaksanakan di SDN 20 Dungingi Kota Gorontalo pada tanggal 31 Oktober 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 32 siswa kelas IV. Metode kegiatan dilakukan melalui pendidikan kesehatan menggunakan ceramah, demonstrasi, permainan edukatif, dan praktik memilih makanan sehat menggunakan replika makanan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan metode tanya jawab langsung serta observasi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pola makan sehat dan pencegahan obesitas setelah diberikan pendidikan kesehatan. Peserta mampu mengenali jenis makanan sehat, memahami pentingnya gizi seimbang, serta lebih tepat dalam memilih makanan sehat pada sesi praktik. Kegiatan pendidikan kesehatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang pola makan sehat sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu strategi pencegahan obesitas pada anak usia sekolah secara berkelanjutan. Abstract. Obesity among school-age children is an increasing public health problem that may lead to various health complications in the future. Unhealthy eating habits are considered one of the main contributing factors to childhood obesity. Prevention efforts can be implemented through health education to improve children’s knowledge and awareness regarding healthy eating habits. This community service activity aimed to enhance elementary school students’ understanding of healthy eating habits as an effort to prevent obesity. The activity was conducted at SDN 20 Dungingi, Gorontalo City, on October 31, 2025, involving 32 fourth-grade students. The activity was carried out through health education methods consisting of lectures, demonstrations, educational games, and practical sessions using food replicas to identify healthy foods. Evaluation was conducted through pre-test and post-test using direct questioning methods and observations during the activity. The results showed an improvement in students’ understanding of healthy eating habits and obesity prevention after receiving health education. Participants were able to identify healthy foods, understand the importance of balanced nutrition, and more accurately select healthy foods during the practical sessions. This health education activity was effective in improving students’ knowledge regarding healthy eating habits and is expected to become a sustainable strategy for preventing obesity among school-age children.
Copyrights © 2026