Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer (JPKK)
Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026

FAKTOR YANG MEPENGARUHI STATUS GIZI IBU HAMIL DI PUSKESMAS BESITANG KABUPATEN LANGKAT

Sri Dearmaita Purba (Universitas Sari Mutiara Indonesia)
Antonij Edimarta Sitanggang (Program Studi D-III Keperawatan, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia)
Liza Novira Dewi (Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia)
Dewi Risma Uli Bancin (Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia)
Taruli Rohana Sinaga (Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, universitas Sari Mutiara Indonesia)
Sri Purwanti (Program Studi D-III Keperawatan, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2026

Abstract

Latar Belakang: Status gizi ibu hamil merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan kesehatan ibu dan janin. Status gizi yang tidak optimal dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, persalinan prematur, bayi berat lahir rendah, serta gangguan pertumbuhan janin. Berbagai faktor diduga memengaruhi status gizi ibu hamil, di antaranya pengetahuan, pendidikan, umur, dan pekerjaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi status gizi ibu hamil di Puskesmas Besitang, Kabupaten Langkat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Besitang pada periode penelitian sebanyak 44 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan status gizi ibu hamil diukur berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,000) dan pendidikan (p=0,003) memiliki hubungan yang signifikan dengan status gizi ibu hamil. Sebaliknya, umur (p=0,742) dan pekerjaan (p=0,404) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan status gizi ibu hamil. Kesimpulan: Pengetahuan dan pendidikan merupakan faktor yang berhubungan dengan status gizi ibu hamil, sedangkan umur dan pekerjaan tidak berhubungan secara signifikan. Peningkatan edukasi gizi melalui pelayanan antenatal perlu dioptimalkan sebagai upaya meningkatkan status gizi ibu hamil dan mendukung kesehatan ibu serta janin.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JPKK

Publisher

Subject

Health Professions Nursing

Description

Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer (JPKK) is the official journal of the Nursing Study Program of the Institute of Health and business Surabaya (IKBIS Surabaya). This journal is an open-access journal, peer-reviewed, and published every 6 months (January and July) with a minimum of 5 articles ...