Pendahuluan: Nyeri punggung bawah merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh pekerja dengan aktivitas fisik berat, seperti pekerja batu bata merah. Posisi kerja yang tidak ergonomis, gerakan berulang, serta beban kerja yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya nyeri punggung bawah yang berdampak pada penurunan produktivitas dan kualitas hidup. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat rebusan daun kelor yang memiliki efek antiinflamasi dan relaksasi otot. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres hangat rebusan daun kelor terhadap intensitas nyeri punggung bawah pada pekerja batu bata merah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja batu bata merah di Desa Tegal Badeng Barat dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi diberikan 1 kali selama 5 hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikan < 0,05. Hasil : hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri punggung bawah setelah pemberian kompres hangat rebusan daun kelor. Hasil analisis statistik menunjukkan terhadap pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri ( p < 0,05). Kesimpulan : Kompres rebusan daun kelor efektif dalam menurunkan intensitas nyeri punggung bawah pada pekerja batu bata merah sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan ekonomis dalam manajemen nyeri.
Copyrights © 2026