Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia
Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : : Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia

Monitoring Operasional Pengolahan Air Minum pada Sumber Mata Air di PERUMDA Unit Tirta Kanjuruhan Tumpang Kabupaten Malang

Anis Artiyani (Unknown)
Candra Wulandari (Unknown)
Vitha Rahmawati (Unknown)
M. Ibrahim Ashari (Unknown)
Abiyyu Resta (Unknown)
Kiara Melva Aissha (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Jul 2026

Abstract

Air minum adalah air—baik yang telah diolah maupun belum diolah—yang aman untuk dikonsumsi langsung dan memenuhi standar kesehatan. Perumda Air Minum Tirta Kanjuruhan (Perusahaan Air Minum Daerah Kabupaten Malang) adalah badan yang bertanggung jawab atas pengolahan dan penyediaan air minum. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai kapasitas teknis guna memastikan kesinambungan pelayanan dan meminimalkan kehilangan air dalam jaringan pipa transmisi dan distribusi. Metode yang digunakan meliputi penyebaran informasi, praktik langsung, dan diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan air minum di Unit Tumpang melibatkan pengambilan (penyaringan) dan disinfeksi menggunakan gas klorin (klorinasi) di Waduk Simpar. Kadar klorin residual dijaga sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023, yang mensyaratkan minimal 0,2 mg/L pada titik distribusi terjauh. Pengaliran air dari Mata Air Sumber Pitu ke Waduk Simpar (jarak 15 km) menggunakan sistem gravitasi, dengan menggunakan pipa berdiameter besar (24", 20", dan 12"). Distribusi air dari waduk ke wilayah layanan (Kabupaten Tumpang) juga bergantung pada gravitasi. Jaringan pipa diklasifikasikan menjadi jalur transmisi utama (primer), jalur pengangkutan (sekunder), dan jalur distribusi (tersier). Aktivitas layanan pelanggan operasional meliputi pengelolaan sambungan layanan baru dan penanganan gangguan pasokan. Pemeliharaan dan perbaikan pipa dilakukan secara rutin dan sebagai respons terhadap keluhan pelanggan.

Copyrights © 2026