Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN ASUPAN ENERGI, LEMAK DAN KARBOHIDRAT DARI MAKANAN JAJANAN DENGAN RASIO LINGKAR PINGGANG PANGGUL (RLPP) PADA REMAJA USIA 13-15 TAHUN DI KECAMATAN UNGARAN BARAT Candra Wulandari; Galeh Septiar Pontang; Indri Mulyasari
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 21 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : RLPP merupakan indikator obesitas sentral yang menggambarkandistribusi lemak di daerah perut. Konsumsi makanan jajanan tinggi energi, lemak dankarbohidrat dapat meningkatkan penyimpanan lemak di jaringan adiposa.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara asupan energi, lemak dan karbohidrat darimakanan jajanan dengan rasio lingkar pinggang panggul (RLPP) pada remaja usia 13-15tahun.Metode : Jenis penelitian ini adalah korelasional menggunakan pendekatan cross sectionaldengan populasi siswa SMP di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang dan jumlahsampel 335 responden diambil dengan metode proportional random sampling. Asupan energi,lemak dan karbohidrat diukur menggunakan kuesioner FFQ semi kuantitatif. Lingkarpinggang dan panggul diukur menggunakan metline dengan ketelitian 0,1 cm. Analisisbivariat menggunakan uji korelasi Spearman (α = 0,05).Hasil : Rata-rata asupan energi, lemak dan karbohidrat dari makanan jajanan sebesar 932,24 ±448,80 kkal, 34,47 ± 28,79 gram, dan 158,49± 96,75 gram. Rata-rata RLPP responden sebesar0,80 ± 0,06. Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi dan karbohidrat darimakanan jajanan dengan RLPP (p = 0,02 dan p = 0,03). Tidak terdapat hubungan antaraasupan lemak dari makanan jajanan dengan RLPP (p = 0,06).Simpulan : Terdapat hubungan antara asupan energi dan karbohidrat dari makanan jajanandengan RLPP. Tidak terdapat hubungan antara asupan lemak dari makanan jajanan denganRLPP.
EDUKASI DAN PELATIHAN PEMANFAATAN SERAI DAN DAUN JERUK SEBAGAI PRODUK PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DI DESA GEDONG, NGADIROJO, WONOGIRI Crescentiana Emy Dhurhania; Atur Semartini; Rista Ariyani; Rixka Yulianti; Yuli Yuli; Candra Wulandari
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1465

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever is one of the disease cases that has the highest prevalence in Central Java. One of the causes are the lack of knowledge of the dangers of DHF and how to prevent it. This community service program is carried out as a preventive effort of dengue fever by utilizing nutritious herbal plants around the area. Community service was conducted in Gedong, Ngadirojo, Wonogiri which was began by counselling on dengue fever and the use of lemongrass and kaffir lime leaves, then was continued with the manufacture of repellent spray products from these plants. The evaluation of the community service program was carried out with a pretest and posttest to determine the level of community knowledge before and after the program. The average value of the pretest was 60.96 and the posttest obtained an average value of 80.44 which indicated that there was an increase in community knowledge before and after the extension activities were carried out.
Monitoring Operasional Pengolahan Air Minum pada Sumber Mata Air di PERUMDA Unit Tirta Kanjuruhan Tumpang Kabupaten Malang Anis Artiyani; Candra Wulandari; Vitha Rahmawati; M. Ibrahim Ashari; Abiyyu Resta; Kiara Melva Aissha
Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : : Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jpbmi.v4i3.989

Abstract

Air minum adalah air—baik yang telah diolah maupun belum diolah—yang aman untuk dikonsumsi langsung dan memenuhi standar kesehatan. Perumda Air Minum Tirta Kanjuruhan (Perusahaan Air Minum Daerah Kabupaten Malang) adalah badan yang bertanggung jawab atas pengolahan dan penyediaan air minum. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai kapasitas teknis guna memastikan kesinambungan pelayanan dan meminimalkan kehilangan air dalam jaringan pipa transmisi dan distribusi. Metode yang digunakan meliputi penyebaran informasi, praktik langsung, dan diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan air minum di Unit Tumpang melibatkan pengambilan (penyaringan) dan disinfeksi menggunakan gas klorin (klorinasi) di Waduk Simpar. Kadar klorin residual dijaga sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023, yang mensyaratkan minimal 0,2 mg/L pada titik distribusi terjauh. Pengaliran air dari Mata Air Sumber Pitu ke Waduk Simpar (jarak 15 km) menggunakan sistem gravitasi, dengan menggunakan pipa berdiameter besar (24", 20", dan 12"). Distribusi air dari waduk ke wilayah layanan (Kabupaten Tumpang) juga bergantung pada gravitasi. Jaringan pipa diklasifikasikan menjadi jalur transmisi utama (primer), jalur pengangkutan (sekunder), dan jalur distribusi (tersier). Aktivitas layanan pelanggan operasional meliputi pengelolaan sambungan layanan baru dan penanganan gangguan pasokan. Pemeliharaan dan perbaikan pipa dilakukan secara rutin dan sebagai respons terhadap keluhan pelanggan.