Kandungan zat warna metilen biru yang dihasilkan dari proses produksi industri mengakibatkan kerusakan lingkungan terutama di area perairan. Salah satu alternatif yang efektif adalah dengan metode adsorpsi. Adsorben yang digunakan berbahan dari tulang ikan. Daya serap tulang ikan masih rendah sehinggadiperlukan kombinasi adsorben organik lain. Limbah sekam padi memiliki kandungan selulosa yang berpengaruh dalam adsorpsi zat warna metilen biru. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kemampuan penyerapan adsorben komposit Hidroksiapatit tulang ikan – karbon aktif sekam padi dalammenurunkan zat warna metilen biru dalam air limbah dan menganalisis model isoterm adsorpsi. Penelitian dilakukan dengan sistem batch menggunakan variasi konsentrasi zat warna metilen biru 25 ppm dan 50 ppm dengan rasio komposit adsoren (AC:HAp = 1:1 dan 1:2) pada pH 9 dan waktu kontak 120 menit. Hasilpenelitian adsorpsi menunjukkan konsentrasi zat warna metilen biru optimum (25 ppm) yang teradsorpsi menggunakan rasio komposit adsorben optimum (1:1) menghasilkan efisiensi penyisihan sebesar 90,95%. Adsorpsi dari kedua adsorben komposit (AC:HAp=1:1 dan 1:2) mengikuti model isotherm Freundlich dengankoefisien determinasi masing-masing sebesar R2=0,9644 dan R2=0,9644.
Copyrights © 2023