Kurikulum Merdeka diimplementasikan melalui siklus manajemen yang sistematis guna mendorong kemandirian berpikir siswa serta pencapaian profil pelajar Pancasila yang kompeten. Penelitian ini mempunyai tujuan mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap implementasi kurikulum Merdeka, pengaruh pelibatan warga sekolah terhadap implementasi kurikulum merdeka, pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan pelibatan warga sekolah terhadap implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara. Populasi penelitian ini meliputi guru SD Negeri di Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara, yang berjumlah 260 orang dengan jumlah sampelnya 149 orang setelah dicocokan dengan tabel Krecjie. Teknik sampling menggunakan proporsional random sampling dengan pendekatan yang digunakan secara kuantitatif dan jenis penelitian kausal komparatif. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket yang dianalisis dengan analisis regresi linier sederhana dan regresi berganda. Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap implementasi kurikulum merdeka sebesar 43,8%, sedangkan pengaruh pelibatan warga sekolah terhadap implementasi kurikulum merdeka sebesar 42,1%. Adapun pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan pelibatan warga sekolah secara bersama-sama terhadap implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara, sebesar 13,6%. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan kepala sekolah dalam memimpin dan membimbing warga sekolah dapat mendorong kolaborasi antar warga sekolah dengan masyarakat sehingga mendukung implementasi kurikulum merdeka dapat berjalan dengan baik di sekolah.
Copyrights © 2026