Kabupaten Seruyan memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan perikanan. Namun, praktik konvensional sering kali terkendala oleh keterbatasan lahan, air, dan pengetahuan teknis. Sebagai institusi pendidikan vokasi, Politeknik Seruyan memiliki peran strategis dalam menciptakan solusi inovatif dan berkelanjutan melalui pengembangan teknologi terapan. Salah satu alternatif yang menjanjikan adalah sistem akuaponik, yaitu sistem integrasi antara akuakultur dan hidroponik dalam satu siklus yang ramah lingkungan. Akuaponik memanfaatkan limbah organik dari ikan sebagai nutrisi bagi tanaman, sedangkan tanaman berperan menyaring air untuk ikan. Sistem ini hemat air, bebas pestisida, dan efisien dalam penggunaan ruang. Pengabdian ini dirancang untuk mendemonstrasikan dan melatih civitas akademika serta masyarakat sekitar dalam menerapkan sistem akuaponik menggunakan ikan nila, pakcoy, dan selada sebagai komoditas utama. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk menerapkan sistem akuaponik terpadu dalam budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) dan tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) serta selada (Lactuca sativa) di lingkungan Politeknik Seruyan selama 30 hari. Sistem akuaponik memanfaatkan limbah metabolisme ikan sebagai nutrisi tanaman, menciptakan hubungan timbal balik yang efisien dan ramah lingkungan. Hasil dari kegiatan menunjukkan pertumbuhan ikan dan tanaman yang optimal serta kualitas air yang stabil. Sistem ini terbukti layak diterapkan di skala pendidikan dan rumah tangga sebagai solusi pertanian terpadu berkelanjutan. Kata kunci: akuaponik, ikan nila, pakcoy, selada, Politeknik Seruyan
Copyrights © 2026