Perkembangan teknologi digital memberikan manfaat bagi siswa sekolah dasar, tetapi juga meningkatkan risiko bullying dan cyberbullying akibat rendahnya literasi digital dan pemahaman etika komunikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital, komunikasi empatik, serta pemahaman siswa mengenai pencegahan bullying dan cyberbullying. Kegiatan dilaksanakan di SD Inpres 2 Arso 1 dengan melibatkan 30 siswa kelas IV–VI melalui pendekatan edukatif dan partisipatif berupa ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman siswa dari 52,5% menjadi 87,5%. Peningkatan terjadi pada literasi digital dari 55% menjadi 85%, pemahaman bullying dari 60% menjadi 90%, etika komunikasi dari 50% menjadi 88%, dan cyberbullying dari 45% menjadi 87%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi interaktif dan partisipatif efektif meningkatkan pemahaman siswa serta membangun kesadaran berkomunikasi secara empatik, santun, dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026