Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Deep Learning dan penggunaan KIT Mekanika terhadap frekuensi miskonsepsi siswa SMP kelas VIII pada materi getaran dan gelombang. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 10 Gorontalo dengan melibatkan tiga kelas, yaitu kelas eksperimen, replikasi 1, dan replikasi 2. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes Three-Tier Multiple Choice yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil pengujian statistik menunjukan bahwa terdapat penurunan frekuensi miskonsepsi secara signifikan pada kelas eksperimen (6,78 menjadi 2,59), replikasi 1 (6,52 menjadi 2,57), dan replikasi 2 (6,22 menjadi 2,3). Nilai n-gain sebesar 0,64 pada kelas eksperimen dan replikasi 1, serta 0,67 pada replikasi 2, termasuk dalam kategori sedang. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep dan penurunan miskonsepsi secara konsisten. Dengan demikian, pendekatan Deep Learning dan KIT Mekanika efektif dalam menurunkan frekuensi miskonsepsi siswa pada materi getaran dan gelombang.
Copyrights © 2026