Era globalisasi dan digitalisasi saat ini, peningkatan kualitas sumber daya manusia, di bidang akademik, menjadi sangat krusial. Hasil akhir dari akademik yang ditempuh ialah ijazah. Ijazah merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh lembaga pendidikan yang menyatakan bahwa seseorang telah menyelesaikan program studi tertentu. Sebagai bukti kelulusan dan pencapaian akademis, ijazah berfungsi sebagai verifikasi kualifikasi seseorang dalam bidang tertentu. Masalah mun-cul beredarnya ijazah palsu yang dapat merugikan akademik dimana seseorang dapat mendapatkan hasil akhir dari akademik namun tidak mempunyai skill yang mumpuni karena menggunakannya untuk mela-mar suatu pekerjaan. Penggunaan sistem SIVIL oleh DIKTI yang mem-iliki kerentanan dalam SQL injection menambah kekhawatiran ter-hadap pemalsuan ijazah. Hal ini diperlukan adanya sarana untuk memverifikasi keaslian ijazah yang beredar, sehingga perlu penelitian ini untuk menggunakan metode Blockchain dan hash dalam melakukan verifikasi keaslian ijazah Universitas Ahmad Dahlan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode enkripsi dari kriptografi di-mana yang digunakan ialah Blockchain dan hash. Data yang digunakan adalah data ijazah mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, input data, Enkripsi dengan Blockchain dan Hash SHA, pengujian dengan menguji keberhasilan verifikasi. Hasil penelitian yang diharapkan adalah terciptanya sistem yang dapat mengecek keaslian ijazah mahasiswa sehingga, tidak ada lagi ijazah palsu yang beredar dari lingkup Universitas Ahmad Dahlan. Mahasiswa juga dapat mengecek keaslian ijazahnya sendiri tanpa harus melalui offline datang ke kampus. Dari penelitian ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan Universitas Ahmad Dahlan dan memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan data ijazah di Universitas Ahmad Dahlan.
Copyrights © 2026