Produksi minyak atsiri nasional hingga saat ini masih bergantung pada jenis komersial. Ketergantungan pada komuditas tersebut menyebabkan kurangnya eksplorasi serta pemanfaatan tanaman lokal penghasil minyak atsiri lainnya secara optimal. Karenanya diperlukan upaya eksplorasi terhadap tanaman lokal aromatik potensial yang belum banyak diteliti salah satu contohnya adalah Singkil (Premna corymbosa). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen minyak atsiri yang dihasilkan tanaman Singkil (Premna corymbosa),serta menilai mutu organoleptiknya. Penelitian ini dilakukan dengan metode distilasi uap. Adapun teknik uji organoleptik menggunakan metode uji hedonik yang melibatkan 30 panelis. Penelitian ini menunjukkan hasil rendemen minyak atsiri sebesar 0,5 mL dari 1.3 kg (0,038% v/b). Hasil uji organoleptik menunjukkan minyak atsiri singkil memiliki warna jernih, aroma tajam dan khas serta kekentalan yang rendah “cair” dengan tingkat daya terima panelis “puas”. Minyak atsiri yang diperoleh dari daun singkil tua memiliki potensi sebagai bahan utama dalam pengembangan produk berbasis minyak atsiri. Meski demikian, agar kualitas dan kuantitas minyak yang dihasilkan lebih maksimal, diperlukan studi lanjutan yang meneliti pengaruh faktor-faktor seperti usia daun, teknik pengeringan, serta variasi suhu dan durasi proses distilasi terhadap rendemen dan mutu minyak.
Copyrights © 2025