Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V Sekolah Dasar (SD). Penelitian menggunakan metode Kuasi-eksperimen dengan rancangan Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Sampelnya meliputi dua kelas: satu kelas eksperimen yang menerapkan PBL, dan satu kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional berbasis Teacher Center. Intrumen penelitian adalah tes objektif dengan 40 soal yang telah divalidasi dan di uji reabilitasnya. Analisis data melibatkan uji normalitas, uji homogenitas, uji t untuk sampel independen, serta perhitungan effect size guna menentukan besarnya pengaruh perlakuan. Hasil analisis menunjukkan data terdistribusi normal (Asymp. Sig.= 0,200 0,05) dan memiliki varians homogen (nilai signifikansi Fisher 0,86 untuk kelas eksperimen dan 0,97 untuk kelas kontrol). Uji t menghasilkan nilai signifikansi 0,004 0,05 dengan t-hitung 3,036 yang melebihi t-tabel 2,00172, mengidentifikasikan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Nilai effect size 0,8 menunjukkan pengaruh besar (large effect). Temuan ini menegaskan bahwa penerapan model PBL efektif untuk meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis peserta didik, karena dapat mendorong partisipasi aktif, mengasah kemampuan analisis dan penyelesaian masalah, serta membina kemandirian belajar dalam konteks pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026