Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul pembelajaran IPA yang mengintegrasikan model Problem-Based Learning (PBL) berbasis Socio-Scientific Issue (SSI) pada materi zat aditif makanan, sekaligus menguji kelayakan serta efektivitasnya dalam memacu keterampilan pemecahan masalah dan kolaborasi siswa. Prosedur penelitian yang diterapkan adalah Research and Development (R&D) dengan alur model 4D, yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Evaluasi produk dilakukan melalui uji terbatas dan uji lapangan dengan menerapkan desain nonequivalent pretest-posttest control group. Instrumen pengumpulan data meliputi tes kemampuan pemecahan masalah, lembar observasi, serta kuesioner kolaborasi. Hasil studi mengonfirmasi bahwa modul PBL berbasis SSI ini sangat layak digunakan berdasarkan penilaian ahli dan uji keterbacaan. Efektivitas modul terlihat dari peningkatan keterampilan pemecahan masalah dengan skor N-gain kelas eksperimen sebesar 0,335 (kategori sedang), yang mengungguli kelas kontrol sebesar 0,232 (kategori rendah). Selain itu, rata-rata keterampilan kolaborasi kelas eksperimen mencapai 72,75, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya 64,25. Berdasarkan uji statistik, ditemukan perbedaan signifikan di antara kedua kelompok (p
Copyrights © 2026