Penelitian ini bertujuan untuk memetakan profil kreativitas awal siswa SMP kelas IX pada konsep rangkaian listrik melalui pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics - Project Based Learning (STEM-PjBL). Sebagai sebuah studi pendahuluan, fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi sejauh mana potensi kreatif siswa dalam merancang solusi rekayasa sebelum model pembelajaran diimplementasikan secara penuh. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan partisipan sebanyak 35 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen tes berpikir kreatif yang diadaptasi dari Torrance Tests of Creative Thinking (TTCT), rubrik desain proyek, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kreativitas siswa berada pada kategori "Cukup Kreatif". Secara spesifik, indikator kelancaran (fluency) mencapai skor tertinggi (68%), sedangkan indikator orisinalitas (originality) berada pada tingkat terendah (44%). Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa cenderung bergantung pada pola desain konvensional dari buku teks dan memiliki kekhawatiran terhadap kegagalan teknis rangkaian. Implikasi dari penelitian ini menekankan perlunya integrasi tahap desain teknik yang lebih eksplisit dalam modul STEM-PjBL untuk menstimulasi keberanian inovasi siswa pada materi kelistrikan.
Copyrights © 2026