Metode white label adalah pendekatan dalam pengembangan perangkat lunak, di mana aplikasi inti dikembangkan secara terpusat, memungkinkan mereka untuk reuse aplikasi oleh berbagai organisasi atau pengguna dengan mengubah elemen branding tanpa mengubah logika inti aplikasi dan memodifikasi tampilan antarmuka sesuai dengan persyaratan masing-masing. Studi ini membahas penerapan metode white label dalam aplikasi e-commerce seluler untuk perusahaan mikro, kecil dan menengah (UMKM). Aplikasi e-commerce ini harus memberikan solusi untuk UMKM yang ingin memperluas pasar melalui platform digital mereka tetapi terpapar pada hambatan untuk biaya dan waktu pengembangan. Dengan menggunakan white label, UMKM dapat menggunakan aplikasi dengan branding, penampilan dan fitur yang sesuai dengan identitas dan kebutuhan bisnis, tanpa harus membuat aplikasi dari awal. Aplikasi inti yang digunakan di semua UMKM memiliki fitur dasar seperti manajemen produk, keranjang belanja, sistem pembayaran, dan manajemen pesanan yang dapat diadaptasi melalui konfigurasi sederhana. Studi ini juga meneliti tantangan teknis ketika menerapkan whitw label seperti konfigurasi branding dan pengujian kompatibilitas antarmuka pada berbagai perangkat. Hasil penerapan metode ini menunjukkan bahwa UMKM dapat dengan cepat memiliki aplikasi e-commerce fungsional, efisien, dan murah, Sementara pada saat yang sama dapat mempertahankan keunikan dan identitas merk mereka.
Copyrights © 2026