Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik di atas batas normal >140mmHg dan diastolik >90mmHg. Di Eropa, 37% - 55% orang dewasa mengalami hipertensi. Di Indonesia 8,4% jumlah penduduknya menderita hipertensi dan prevalensi tertinggi yaitu Sulawesi Utara 13,2% Tujuan penelitian ini mengetahui presentase Drug Related Problems (DRPs) kategori ketidaktepatan dosis dan interaksi obat pada pasien Hipertensi PRB rawat jalan di Poli Jantung RS Medika BSD Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental deskriptif menggunakan data retrospektif untuk memperoleh gambaran obat antihipertensi yang digunakan pasien PRB rawat jalan di poli jantung Rumah Sakit Medika BSD Tangerang Selatan periode Januari-Maret 2020. Penelitian dilakukan di Instalasi Rekam Medik RS Medika BSD Tangerang Selatan selama 3 bulan mulai November 2020 - Januari 2021. Sampelnya pasien hipertensi program rujuk balik (PRB) yang berobat pada Januari - Maret 2020 ditentukan dengan metode purposive sampling. Kesimpulannya yaitu jumlah pasien PRB laki-laki 44 orang (88%) dan perempuan 12 orang (12%), kelompok umur terbanyak 50-59 tahun 40%. Obat hipertensi paling banyak digunakan Antagonis Reseptor Angiotensin II (Candesartan 16mg (33,33%)). Ketepatan dosis pada pasien 100% dengan jumlah pasien 50 orang. Interaksi Obat yang terjadi pada 48 pasien (96%) dan jumlah obat yang berinteraksi 222 obat (97,67%).
Copyrights © 2024