Boy Yunaidy
STIKes Buleleng

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PELATIHAN MINUMAN INSTAN DARI BAHAN DASAR JAHE (Zingiber Officinale Rosc.) DESA GITGIT KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG Ari Permana Putra; Rizka Aisyah; Boy Yunaidy; Silvia Anggraeni; Luh Yesi Angga Natalia Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.26

Abstract

Pendemi covid 19 yang terjadi telah memberikan kekhawatiran kepada ibu rumah tangga untuk menjaga kesehatan keluarga melalui konsumsi makan yang sehat dan sederhana sehigga meningkatkan imun tubuh. Salah satu jenis jenis minuman herbal yang diminati oleh masyarakat saat ini adalah jahe (Zingiber Officinale Rosc.). Jahe (Zinger officinale Roxb) merupakan jenis tanaman yang dimanfaatkan rimpangnya karena memiliki rasa dan aroma yang khas terutama aromaterapi sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan dasar dalam membuat obat. Pada saat ini, sebagian besar pemanfaatan jahe oleh Masyarakat Banjar Pumahan Desa Gitgit sebagai bumbu masakan dan minuman herbal dengan cara merebus jahe. Rasa pedas yang dimiliki jahe menyebabkan rimpang ini digunakan sebagai campuran minuman dan dapat menghangatkan tubuh. Minuman jahe sering dikonsumsi dalam keadaan jahe segar tanpa adanya pengawetan. minuman jahe segar akan mengalami penurunan stabilitas bau dan warna dlam jangka waktu 1 hari dengan suhu 40 C. Penurunan kualitas disebabkan tidak adanya penambahan bahan pengawet sehingga memudahkan tumbuhnya mikroorganisme.
IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN PROGRAM RUJUK BALIK (PRB) DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MEDIKA BSD TANGERANG SELATAN PERIODE JANUARI – MARET 2020 Boy Yunaidy; Silvia Anggraeni; Iyan Hardiana; Aulia Zahra; Dede Komarudin; Siva Fauziah
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 1 No. 1 (2024): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/t5r8s868

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik di atas batas normal >140mmHg dan diastolik >90mmHg. Di Eropa, 37% - 55% orang dewasa mengalami hipertensi. Di Indonesia 8,4% jumlah penduduknya menderita hipertensi dan prevalensi tertinggi yaitu Sulawesi Utara 13,2% Tujuan penelitian ini mengetahui presentase Drug Related Problems (DRPs) kategori ketidaktepatan dosis dan interaksi obat pada pasien Hipertensi PRB rawat jalan di Poli Jantung RS Medika BSD Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental deskriptif menggunakan data retrospektif untuk memperoleh gambaran obat antihipertensi yang digunakan pasien PRB rawat jalan di poli jantung Rumah Sakit Medika BSD Tangerang Selatan periode Januari-Maret 2020. Penelitian dilakukan di Instalasi Rekam Medik RS Medika BSD Tangerang Selatan selama 3 bulan mulai November 2020 - Januari 2021. Sampelnya pasien hipertensi program rujuk balik (PRB) yang berobat pada Januari - Maret 2020 ditentukan dengan metode purposive sampling. Kesimpulannya yaitu jumlah pasien PRB laki-laki 44 orang (88%) dan perempuan 12 orang (12%), kelompok umur terbanyak 50-59 tahun 40%. Obat hipertensi paling banyak digunakan Antagonis Reseptor Angiotensin II (Candesartan 16mg (33,33%)). Ketepatan dosis pada pasien 100% dengan jumlah pasien 50 orang. Interaksi Obat yang terjadi pada 48 pasien (96%) dan jumlah obat yang berinteraksi 222 obat (97,67%).
HUBUNGAN RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK BERDASARKAN PERMENKES NO 28 TAHUN 2021 TERHADAP KEKAMBUHAN PASIEN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT ATAS DI PUSKESMAS SERIRIT III KABUPATEN BULELENG BALI Putu Merta Yasa; Boy Yunaidy; Iyan Hardiana
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 2 No. 1 (2025): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/vfr5qd72

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan Permenkes No. 28 Tahun 2021 dengan kekambuhan pada ISPA atas di Puskesmas Seririt III Kabupaten Buleleng Bali. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain non eksperimental, analitik observational, menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data secara retrospektif diambil dari 67 rekam medis pasien ISPA atas pada periode Juni-November 2023 serta melihat rasionalitas (tepat diagnosis, tepat pasien, tepat jenis antibiotik dan tepat regimen dosis) peingguinaan antibiotik dan kekambuhannya. Hasil: Hasil penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat dalam SPSS dengan uji Chi Square. Didapatkan hasil ketepatan pemberian antibiotik pada ISPA Atas di Puskesmas Seririt III, sudah sangat baik terkait dengan 100 % tepat Pasien dan tepat Diagnosis, sedangkan yang belum mencapai 100% perlu ditingkatkan terkait dengan tepat jenis antibiotik (41,80%) maupun tepat regimen dosis (14,90%). Rasionalitas terapi antibiotik pada ISPA Atas di Puskesmas Seririt III juga belum mencapai 100% sekitar 14,9%, masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan: Tidak adanya hubungan yang bermakna antara penggunaan antibiotik rasional dengan kekambuhan ISPA Atas di Puskesmas Seririt III. dengan nilai p = 1,000 (>0,05).