Hiperurisemia merupakan hasil metabolisme normal dari pencernaan protein atau dari penguraian senyawa purin yang seharusnya akan dibuang melalui ginjal, feses, atau keringat yang kemudian menyebabkan tingginya asam urat dalam tubuh. Tujuan penelitian ini ialah untuk mencari ada tidaknya pengaruh ekstrak etanol daun afrika (Vernonia amygdalina)terhadap penurunan kadar asam urat tikus putih jantan (Rattus norvegicus). Pada penelitian ini digunakan 25 ekor tikus Jantan dan dikelompokkan menjadi lima krlompok besar yaitu kelompok kontrol negative (Na-CMC 1%), kelompok kontrol positif (Allopurinol), dan kelompok uji dengan dosis 1,4gr/kgBB, 2,8gr/kgBB, dan 5,6gr/kgBB. Hewan uji dibuat hiperurisemia menggunakan penginduksi kalium oksonat dengan dosis 250mg/kgBB. Pengukuran kadar asam urat dilakukan sebanyak tahap yaitu pengukuran kadar asam urat awal, pengukuran pasca induksi, pengukuran 1 jam dan 2 jam setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun afrika (Vernonia amygdalina) dengan dosis 1,4gr/kgBB, 2,8gr/kgBB, dan 5,6gr/kgBB dapat menurunkan kadar asam urat pada tikus. Pada pemberian ekstrak etanol daun afrika (Vernonia amygdalina) dosis 5,6gr/kgBB menunjukkan penurunan kadar asam urat yang lebih baik pada tikus.
Copyrights © 2025