Latar Belakang Angina Pektoris Tidak Stabil (APTS) merupakan istilah yang disebabkan oleh penyakit arteri koroner yang di gambarkan dengan nyeri dada atau tidak nyaman dan sering di jelaskan sebagai perasaan sesak di dada, tertekan, penuh, nyeri atau berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan kerasionalan penggunaan obat Angina Pektoris Tidak Stabil (APTS) terhadap lama rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng. Metode pengumpulan data dilakukan secara retrospektif berdasarkan ICD I20.0 rawat inap periode Januari-Juni 2023. Untuk analisis hubungan menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kerasionalan obat APTS terhadap lama rawat inap pada poin tepat indikasi, tepat obat dan tepat dosis menunjukkan nilai negatif (-) yaitu -0,222 yang bermakna hubungan signifikan dengan korelasi lemah terhadap lama rawat inap, pada poin tepat lama pemberian menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,505 (>0,05) yang bermakna tepat lama pemberian tidak berkorelasi terhadap lama rawat inap, nilai korelasi koefisen pada poin tepat lama pemberian menunjukkan hasil positif (+) yaitu 0,061 yang bermakna hubungan tidak searah dengan korelasi sangat lemah terhadap lama rawat inap.
Copyrights © 2025