Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan Permenkes No. 28 Tahun 2021 dengan kekambuhan pada ISPA atas di Puskesmas Seririt III Kabupaten Buleleng Bali. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain non eksperimental, analitik observational, menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data secara retrospektif diambil dari 67 rekam medis pasien ISPA atas pada periode Juni-November 2023 serta melihat rasionalitas (tepat diagnosis, tepat pasien, tepat jenis antibiotik dan tepat regimen dosis) peingguinaan antibiotik dan kekambuhannya. Hasil: Hasil penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat dalam SPSS dengan uji Chi Square. Didapatkan hasil ketepatan pemberian antibiotik pada ISPA Atas di Puskesmas Seririt III, sudah sangat baik terkait dengan 100 % tepat Pasien dan tepat Diagnosis, sedangkan yang belum mencapai 100% perlu ditingkatkan terkait dengan tepat jenis antibiotik (41,80%) maupun tepat regimen dosis (14,90%). Rasionalitas terapi antibiotik pada ISPA Atas di Puskesmas Seririt III juga belum mencapai 100% sekitar 14,9%, masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan: Tidak adanya hubungan yang bermakna antara penggunaan antibiotik rasional dengan kekambuhan ISPA Atas di Puskesmas Seririt III. dengan nilai p = 1,000 (>0,05).
Copyrights © 2025