Hair tonic merupakan sediaan cair yang digunakan sebagai penumbuh dan penyubur rambut yang biasanya berasal dari ekstrak tanaman dan campuran bahan kimia lainnya. Beberapa ekstrak tanaman yang mengandung flavanoid digunakan sebagai formulasi hair tonic untuk menambah aktivitas pertumbuhan rambut salah satunya ekstrak daun bayam dan akar alang – alang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh pemberiaan sediaan hair tonic kombinasi ekstrak etanol daun bayam (Amaranthus Hybridus L.) dan akar alang – alang (Imperata cylindrica) untuk penumbuh rambut pada hewan uji tikus. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium dengan uji One-Way ANOVA dilanjutkan dengan uji BNT. Pada penelitian ini digunakan 24 ekor tikus jantan dan dibagi menjadi 4 kelompok besar yaitu kelompok kontrol yang terdiri dari kontrol positif dan kontrol negatif kelompok perlakuan yang terdiri dari sediaan hairtonic konsentrasi 25% dan sediaan hairtonic konsentrasi 35% . Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p<0.05) . Sediaan hair tonic konsentrasi 35% menunjukkan hasil paling efektif dalam mempercepat pertumbuhan rambut dengan rata – rata 13.21 ± 2.34 mm.
Copyrights © 2025