Latar Belakang: Pertumbuhan penduduk yang tinggi dan kesejahteraan ekonomi menurun merupakan masalah jika angka kelahiran masih tinggi dari angka kematian. Pemerintah menerapkan program keluarga berencana yang diharapkan mampu mengatasi masalah tersebut. IUD merupakan kontrasepsi terbaik bagi wanita. Alat ini sangat efektif, tidak perlu diingat setiap hari seperti pil. Bagi ibu yang menyusui, IUD juga tidak akan mempengaruhi ASI. Beberapa faktor yang berhubungan dengan minat Wanita Usia Subur (WUS) menggunakan IUD diantaranya: pengetahuan, umur dan pendidikan ibu. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat WUS menggunakan IUD di Puskesmas Beru Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur. Metode: Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 91 WUS yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik analisa untuk variabel pengetahuan dan umur menggunakan uji spearman, variabel pendidikan menggunakan uji chi square. Hasil: Sebagian besar responden dengan pengetahuan cukup sebanyak 54 WUS (59,3%), umur 20-35 tahun sebanyak 70 WUS (76,9%), tingkat pendidikan SMA/SMK sebanyak 67 WUS (73,6%). Hasil uji statistik menggunakan Spearman Rho dengan nilai p=0,000<0,05 maka ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan minat ibu menggunakan kontarsepsi IUD. Hasil uji statistik menggunakan Spearman Rho dengan nilai p=0,835>0,05 maka tidak ada hubungan antara umur dengan minat ibu menggunakan kontarsepsi IUD. Hasil uji statistik menggunakan Chi-square dengan nilai p= 0,000 < 0,05 maka ada hubungan tingkat pendidikan dengan minat ibu menggunakan kontarsepsi IUD. Simpulan: Terdapat hubungan pengetahuan dan pendidikan dengan minat ibu menggunakan IUD dan tidak ada hubungan umur dengan minat ibu menggunakan IUD.
Copyrights © 2025