Latar Belakang: Dismenorea primer merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar serta kualitas hidup. Kualitas tidur yang buruk diduga meningkatkan persepsi nyeri menstruasi. Sleep Hygiene Education merupakan intervensi nonfarmakologis yang bertujuan membentuk kebiasaan tidur sehat untuk meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi intensitas dismenorea. Tujuan: Menganalisis pengaruh Sleep Hygiene Education terhadap kualitas tidur dan intensitas dismenorea primer pada remaja putri di Kabupaten Ciamis. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pretest-posttest control group design. Sebanyak 120 remaja putri yang mengalami dismenorea primer dibagi menjadi kelompok intervensi (n=60) dan kelompok kontrol (n=60). Kelompok intervensi memperoleh Sleep Hygiene Education selama empat minggu, sedangkan kelompok kontrol memperoleh edukasi kesehatan rutin. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan intensitas dismenorea menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan paired t-test, independent t-test, dan ANCOVA dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Kelompok intervensi mengalami penurunan skor PSQI dari 8,20±2,10 menjadi 5,30±1,70 (p 0,001) dan penurunan skor NRS dari 6,70±1,20 menjadi 3,40±1,30 (p 0,001). Perubahan kedua variabel pada kelompok intervensi lebih besar dibandingkan kelompok kontrol (p 0,001). Kesimpulan: Sleep Hygiene Education efektif meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan intensitas dismenorea primer pada remaja putri sehingga berpotensi menjadi intervensi promotif dan preventif berbasis sekolah.
Copyrights © 2026