Pentas drama merupakan salah satu kegiatan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri siswa sekolah dasar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pentas drama di sekolah dasar, perannya dalam pengembangan keterampilan komunikasi, kontribusinya terhadap penguatan kepercayaan diri siswa, serta tantangan dan peluang implementasinya dalam lingkungan pendidikan dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan berupa jurnal, artikel, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran drama di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pentas drama tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan seni pertunjukan, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berbahasa, keterampilan komunikasi interpersonal, kerja sama, tanggung jawab, kreativitas, dan empati siswa. Melalui proses latihan dan pementasan, siswa memperoleh pengalaman berkomunikasi secara langsung, mengungkapkan ide dan perasaan, serta berinteraksi dengan lingkungan sosial secara lebih efektif. Selain itu, keterlibatan dalam pentas drama dapat membantu siswa mengatasi rasa malu, gugup, dan takut tampil di depan umum sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri. Meskipun implementasi pentas drama menghadapi berbagai tantangan, seperti perbedaan karakteristik siswa, keterbatasan waktu, dan kesiapan guru dalam mengelola kegiatan drama, kegiatan ini memiliki peluang yang besar untuk mendukung pembelajaran yang berpusat pada siswa sekaligus memperkuat pendidikan karakter. Oleh karena itu, pentas drama dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan komunikasi dan memperkuat kepercayaan diri siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026