Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pentas Drama Sebagai Wadah Pengembangan Keterampilan Komunikasi Dan Penguatan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Dasar Dea Ajeng A; Dina Nur E; Devlina Fatimah M; Tita Nur A; Bayu Purbha Sakti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1113

Abstract

Pentas drama merupakan salah satu kegiatan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri siswa sekolah dasar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pentas drama di sekolah dasar, perannya dalam pengembangan keterampilan komunikasi, kontribusinya terhadap penguatan kepercayaan diri siswa, serta tantangan dan peluang implementasinya dalam lingkungan pendidikan dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan berupa jurnal, artikel, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran drama di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pentas drama tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan seni pertunjukan, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berbahasa, keterampilan komunikasi interpersonal, kerja sama, tanggung jawab, kreativitas, dan empati siswa. Melalui proses latihan dan pementasan, siswa memperoleh pengalaman berkomunikasi secara langsung, mengungkapkan ide dan perasaan, serta berinteraksi dengan lingkungan sosial secara lebih efektif. Selain itu, keterlibatan dalam pentas drama dapat membantu siswa mengatasi rasa malu, gugup, dan takut tampil di depan umum sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri. Meskipun implementasi pentas drama menghadapi berbagai tantangan, seperti perbedaan karakteristik siswa, keterbatasan waktu, dan kesiapan guru dalam mengelola kegiatan drama, kegiatan ini memiliki peluang yang besar untuk mendukung pembelajaran yang berpusat pada siswa sekaligus memperkuat pendidikan karakter. Oleh karena itu, pentas drama dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan komunikasi dan memperkuat kepercayaan diri siswa sekolah dasar.
Perundungan Di Sekolah Dasar Pada Era Modern Dan Dampaknya Terhadap Perkembangan Anak Dea Ajeng A; Dina Nur E; Devlina Fatimah M; Tita Nur A; Sri Suwartini
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1207

Abstract

Perundungan (bullying) merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan dapat memberikan dampak yang serius terhadap perkembangan anak. Pada era modern, bentuk perundungan tidak hanya terjadi secara fisik dan verbal, tetapi juga berkembang melalui media digital dalam bentuk cyberbullying. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji pengertian dan bentuk-bentuk perundungan, faktor-faktor penyebabnya, dampak yang ditimbulkan terhadap perkembangan anak, serta upaya pencegahannya di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perundungan dipengaruhi oleh faktor keluarga, sekolah, teman sebaya, serta paparan media. Dampak perundungan dapat dirasakan oleh korban, pelaku, maupun saksi, baik dalam aspek psikologis, sosial, akademik, maupun fisik. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan yang melibatkan seluruh pihak, termasuk peserta didik, sekolah, orang tua, dan masyarakat, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan.