Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen perencanaan aset di SDN 2 Sukasari, Kabupaten Ciamis, sebagai upaya peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik dan kualitas layanan pendidikan. Latar belakang penelitian ini didasari kondisi infrastruktur pendidikan dasar di Indonesia yang masih memprihatinkan, ditambah lemahnya sistem perencanaan dan pencatatan aset yang masih manual di banyak sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif berbasis studi kasus, melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah, bendahara, guru, dan komite sekolah, dengan analisis data model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana serta triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan aset di SDN 2 Sukasari masih bersifat reaktif, belum didukung dokumen perencanaan jangka menengah-panjang, dan terkendala keterbatasan dana BOS, sementara pengadaan, pemeliharaan, dan inventarisasi masih mengandalkan pencatatan manual. Ditemukan hubungan triadik yang saling memengaruhi antara kualitas perencanaan aset, kesejahteraan tenaga pendidik, dan kualitas layanan pendidikan, yang dirumuskan sebagai "Model Triadik Manajemen Perencanaan Aset". Penelitian merekomendasikan penyusunan masterplan aset jangka menengah, peningkatan kapasitas digital tenaga tata usaha, serta optimalisasi peran komite sekolah untuk mengatasi keterbatasan sumber daya sekolah.
Copyrights © 2026