Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahn pengolahan sampah rumah tangga yang masih menjadi tantangan di lingkungan perkotaan, termasuk di Perumahan Griya Asri 2 RW 025 Kelurahan Sumber Jaya, Kabupaten Bekasi. Program Bank Sampah Unit Bersinar hadir sebagai salah satu upaya berbasis komunitas untuk mendorong pembentukan perilaku masyarakat dalam mengolah sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program bank sampah berdampak terhadap pembentukan perilaku masyarakat dalam mengolah sampah rumah tangga pada masyarakat Perumahan Griya Asri 2 RW 025 dalam program tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, teknik pengumpulan data melalui kuesioner berbasis skala Guttman dan dianalisis secara deskriptif dengan didukung oleh wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Bank Sampah Unit Bersinar berdampak positif terhadap pembentukan perilaku masyarakat, tercermin dari tingginya skor pada dimensi sikap (94%), norma subjektif(79%), persepsi kontrol perilaku(70%), niat (83%), dan perilaku partisipasi masyarakat (70%). Sebagian besar masyarakat termotivasi oleh kesadaran pribadi untuk menjaga lingkungan, didukung oleh peran aktif Dasawisma dan PKK. Dari sisi partisipasi, masyarakat menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi terutama pada tahap pelaksanaan dan pengambilan manfaat, meskipun partisipasi dalam pengambilan keputusan dan evaluasi formal perlu ditingkatkan. Keterbatasan fasilitas pengolahan sampah organik seperti ember komposter dan EM4 menjadi tantangan struktural yang perlu mendapatkan perhatian untuk keberlanjutan program.
Copyrights © 2026